A RIFAI ILYAS, POLITIK SEBAGAI IBADAH SOSIAL



(Batimbang,  Tarakan)  - Dunia politik seringkali dianggap sebagai dunia kotor dan penuh lubang dosa. Orang banyak memahami dunia politik dipenuhi kegiatan tipu dan menipu serta intrik saling menjatuhkan. Tak hanya menjegal lawan tapi juga kerap terjadi penghianatan terhadap kawan seiring dan seperjuangan.
A Rifai Ilyas, dosen di Stie Bulungan dan mantan aktivis HMI punya anggapan yang berbeda. "Terjun ke dunia politik bisa figunakan sebagai sarana ibadah sosial, " ujarnya memberi penjelasan. Dengan visi politik serupa itu, Rifai Ilyas berkeinginan maju calon legislatif dan terjun menjadi aktivis partai dengan menjalankan politik secara konstitusi yang dilandasi religiusitas.
Menurut Rifai, praktik politik semacam itu dapat dijalankan lewat tiga fungsi legislatif.  "Menjalankan 3 fungsi legislatif  secara maksimal untuk keberpihakan kepada kepentingan masyarakat termasuk bangsa dan negara," ungkapnya. Dia juga menambahkan bahwa sebagai calon wakil rakyat siap untuk berkomitmen menjalankan amanah dalam menunaikan mandat rakyat atau masyarakat.
"Saya berusaja memaksimalkan segala potensi, kapasitas, kapabilitas dan kompetensi untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Tentunya saya berkeinginan menjadi bagian dari solusi serta menjadikan dunia politik sebagai medan perjuangan untuk beramal jariyah serta berjihad politik. Di sini berartibpolitik sebagai sarana pengabdian dan tanggung jawab sosial, " ujarnya meyakinkan.
Sebagai cendekiawan muslim, Rifai Ilyas berharap agar umat Islam terkait Pemilu menggunakan hak pilih dengan benar dan tepat, sehingga pilihan tersebut dapat berkontribusi mengurangi permasalahan dalam politik. "Sebagai umat yang mayoritas sudah semestinya kita berperan dengan maksimal dalam memperbaiki tatanan sosial melalui jalan pemilu yang konstitusional, " harapnya kepada masyarakat.
Rifai berpesab agar masyarakat  jangan pernah apatis dengan politik, sebab kapan orang-orang yang memiliki kapasitas dan orang baik  menjauh politik, maka akan diisi orang-orang yang jahat dan tidak bertanggung jawab. Dia juga mengajak umat Islam tetap menjaga ukhuwah kebangsaan dan keumatan dalam menciptakan harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Makin tinggi internalisasi nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT maka manfaat sosial kita pun makin terasa atau kesolehan sosial berkorelasi dengan kesolehan individu." pungkasnya.


PROFIL DIRI


Nama : Arifai Ilyas,S.E.,M.M.
Tempat/Tanggal Lahir : Pinrang,17 Juli 1979
Pangkat Akademik : Lektor
Alamat : Jl.Kusuma Bangsa RT 31.No.17. Kelurahan Pamusian Kecamatan Tarakan Tengah        Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara
Agama : Islam
Umur : 39 Tahun
Hobby : Membaca
Istri : Yuliana,S.E.
Anak : ~ Zahira AZ Zahra
  ~Sakinah AZ Zahra Izzatunnisa

0 comments: