MENGENAL P3M KOMUNITAS PEMUDA PEMUDI PEDULI MASJID DI KOTA TARAKAN


(Batimbang.com, Tarakan)  - Zaman sekarang banyak pilihan kegiatan bagi para pemuda dan pemudi. Baik yang bermanfaat maupun tidak bermanfaat. Baik yang baik untuk diri sendiri dan masyarakat maupun yang tak punya kegunaan. Bahkan sebagian pemuda terjebak pada kesibukan yang merusak dan membahayakan diri sendiri, keluarga maupun masyarakat.
Namun, ada sebuah komunitas pemuda pemudi yang memilih jalan lain sebagai kesibukan. Mereka berkumpul dengan semangat membangun kepedulian untuk ikut serta memakmurkan masjid dengan beragam cara baik pembangunan fisik maupun yang lainnya. Mereka menamakan komunitas tersebut Pemuda Pemudi Peduli Masjid (P3M). Komunitas para pemuda Islam ini berdiri di kota Tarakan sejak 2 tahun lalu yakni 2017.

"Komunitas ini dirintis sejak 2 tahun silam oleh para aktivis organisasi pemuda NU yakni Anshor. Dan kemudian menjadi agenda berkala yang didukung oleh pengurus NU Tarakan Timur, " cerita Ustadz Bahri, salah seorang pegiat P3M yang juga imam masjid Istiqlal Tarakan Timur. Meski dirintis dan banyak pegiatnya aktif di ormas NU, namun banyak relawan dari beragam kelompok ormas Islam lain yang terlibat dalam kegiatan ini. "Siapapun boleh bergabung dengan agenda kebaikan dan berbagai kebermanfaatan ini. Tak peduli dari organisasi dan kelompok Islam manapun yang penting punya niat bersama memakmurkan masjid dan dakwah di kawasan kita ini, " ujar Ustadz Bahri.
Ditambahkan oleh Ustadz Bahri bahwa banyak juga warga masyarakat yang sebelumnya tak pernah ke masjid tapi berkeinginan untuk bergabung. "Kami membuka diri siapapun bergotong royong termasuk menjadi donatur dalam bentuk uang, semen, pasir, batu dan sebagainya," jelasnya. Ustadz Bahri menyampaikan bahwa pihaknya memantau dan menentukan masjid yang dirasa butuh kerja bakti rehab. Namun, tidak menutup kemungkinan rehab masjid tersebut atas dasar usulan dari masyarakat. "Usulan yersebut kami rapatkan dan mengajak pihak yang dapat membantu gotong royong, " pungkas Ustadz Bahri.
Komunitas ini terus berjalan dan bertahan. Meski awalnya banyak yang pesimis bahkan apatis dan sinis. Namun para pegiatnya berusaha menata niat agar terus tulus ikhLas bergerak dan berjuang demi kebermanfaatan dan keberkahan. "Kami berkomunitas ini untuk mendapatkan keberkahan hidup dan bekal di akhirat kelask, " ungkap Ustadz Adi, seorang relawan P3M yang juga berkecimpung di berbagai komunitas sosial lain.  (batimbang.com)


0 comments: