PAYUNG LITERASI GELAR ANEKA AGENDA DI SMPN 2 PALANGKARAYA



(batimbang, palangkaraya)  -Kali ini Payung Literasi berkesempatan bersilaturahmi ke SMPN 2 Palangka Raya yang berposisi di Jalan Diponegoro.  Rabu, 13 Februari 2019 salah satu komunitas pegiat literasi di Kota Cantik ini pun menggelar workshop menulis puisi dan musikalisasi puisi.

Kegiatan menulis puisi pun berlangsung dengan memanfaatkan ruang multimedia. Lebih dari 30 siswa yang terdiri atas siswa kelas VII dan VIII mengikuti kegiatan yang terasa baru dan menantang bagi mereka.


Dengan dipandu Nurhadi, M.Hum, pegiat Payung Literasi yang juga praktisi sastra dari Balai Bahasa Kalimantan Tengah,  mereka belajar mengolah imajinasi, menuangkan gagasan, pikiran, dengan menorehkan kata-kata pada lembaran kertas. Lalu, larik-larik puisi pun diciptakan yang dipadu dengan pengalaman dan daya nalarnya. Karya sederhana itu mereka susun secara individu dan kelompok. Mereka juga dibimbing untuk mencoba meramu puisi itu menjadi musikalisasi puisi. Tentu saja belajar berpuisi tidak serta merta dan instan begitu saja. Namun, mengawali untuk melanjutkan kreativitas adalah proses yang harus ditekuni jika ingin meraih peningkatan dalam pencapaian.

Tatkala jari para siswa menuliskan kata sesungguhnya ia bisa jadi mulai menuliskan puisi sesederhana apa pun. Begitulah menulis puisi, seperti halnya menulis karya sastra  atau karya yang lain, kemampuan berimajinasi dan mengungkapnya mesti diasah agar tajam. Motivasi   berliterasi   dan bimbingan para guru kreatif di sekolah, tentu sangat memberikan kontribusi yang signifikan dibarengi disiplin berkarya akan menumbuhkan semangat berliterasi.

Berkaitan dengan itu, Gatot, pegiat literasi yang juga anggota polisi yang bertugas di Polda kalteng,  turut hadir memberikan motivasi kepada para siswa agar senantiasa menumbuhkan sikap disiplin.

“Disiplin harus ditanamkan jika ingin meraih sukses dalam berkarya dan bercita-cita. Tanamkan disiplin diri. Bahkan, disiplin juga perlu dipaksakan agar kita benar-benar bisa disiplin untuk kebaikan. Cita-cita mesti diperjuangkan dengan kerja keras, pantang menyerah, disiplin, konsisten, dan senantiasa berdoa,” tegas pria yang juga suka membaca puisi dengan ramah.

Selanjutnya, mewakili Payung Literasi, Lukman Juhara, menyampaikan bahwa komunitas ini merupakan komunitas pecinta literasi yang dibangun dengan semangat kebersamaan tanpa mencari keuntungan finansial. Anggota komunitas yang dipimpin Ussy Marie ini adalah para relawan dari berbagai profesi yang peduli dan mau bergiat mendukung kegiatan literasi.

“Payung Literasi berusaha secara konsisten menggelar kegiatan yang dapat diikuti oleh siapa pun yang tertarik dan mau berpartisipasi, termasuk sekolah-sekolah. Kita mau mengajak dan memberdayakan banyak unsur  untuk  berkreativitas dan berkarya, seperti menulis/ membaca puisi musikalisasi puisi, teater, jurnalistik, film pendek, monolog,   dan bercerita. Kita sudah bergiat dari sekolah ke sekolah, mulai dari SD, SMP, dan SMA, bahkan perguruan tinggi. Oleh karena itu, kita terbuka untuk bekerja sama tanpa pamrih dengan sekolah mana pun dan siapa pun,” tutur guru SMAN 5 Palangka Raya ini yang kemudian disusul dengan penampilannya membacakan bait-bait pantun penyemangat berliterasi.

Sementara itu, mewakili guru SMPN 2 Palangka Raya, Chandra Wulandari, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Payung Literasi bertandang, bersilaturahmi, dan berbagi bimbingan kepada para siswa.

“Kami sangat mengapresiasi dengan kegiatan Payung Literasi di sekolah ini meskipun hanya memberikan bimbingan dan motivasi singkat. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi dan inspirasi tersendiri bagi siswa dan bagi kami untuk menguatkan gerakan literasi di sekolah. Kami juga tertarik untuk mengikuti  undangan kegiatan komunitas ini di sekolah lain,” tuturnya.

Berikutnya penampilan para siswa pun mengalir bergiliran. Meskipun nuansa malu-malu dan ragu-ragu masih menggelayuti, semangat untuk unjuk karya dan tampil, baik secara individu maupun kelompok tetap mengemuka. Mereka pun berkesempatan tampil. Apresiasi pun menderas ditingkah aplaus tepukan yang hadir. Tentu para pegiat Payung Literasi pun bergantian tampil. Dengan dipandu Avriany Vhinondang Parhusip, sang pembawa acara,  pembacaan puisi oleh para pegiat komunitas literasi pun berlangsung ekpresif dan apresiatif. Bahkan, guru di sekolah ini pun turut tampil berpuisi menyemarakkan siang yang kian menghangat.

Semoga giat literasi Payung Literasi dari sekolah ke sekolah semakin mengukuhkan semangat berliterasi untuk semakin menumbuhkan kecerdasan dan kearifan dalam kehidupan. Salam Literasi! (batimbang/lj)

0 comments: